Langsung ke konten utama

Konsentrasi Anda mudah buyar? Bisa jadi ini salah satu penyebabnya

  • Kehilangan kemampuan untuk konsentrasi bisa terjadi pada siapa saja tanpa mengenal status maupun batasan usia. Beberapa literatur kesehatan juga menyebutkan bahwa kemampuan berkonsentrasi sangat dipengaruhi oleh kebugaran otak. Maka dari itu, agar kemampuan otak dalam berkonsentrasi selalu prima, sebisa mungkin waspadai hal-hal berikut ini:
  • 1. Kelelahan

    Setelah melakukan aktivitas seharian tubuh membutuhkan istirahat yang cukup agar bisa memulihkan kembali stamina yang terkuras. Tanpa istirahat yang cukup respons tubuh terhadap kelelahan bisa beragam mulai dari badan terasa lemah, pusing hingga hilangnya kemampuan untuk fokus.
  • 2. Depresi berlebihan

    Hilangnya kemampuan untuk berkonsentrasi menunjukkan adanya tekanan berlebih pada otak. Tekanan yang dimaksud bisa berupa tuntutan pekerjaan, masalah rumah tangga, hingga masalah pribadi yang tak kunjung terselesaikan.
  • 3. Perubahan hormonal

    Perubahan hormonal yang terjadi khususnya pada wanita hamil, menyusui, dan menjelang menstruasi sangat memengaruhi kemampuan otak untuk mengingat. Meskipun bersifat sementara, tetapi hal ini mampu membuat seorang wanita kehilangan kemampuannya untuk fokus dan jadi lebih sensitif.
  • 4. Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan berbahaya

    Salah satu dampak negatif dari penyalahgunaan alkohol dnarkoba adalah merusak bagian tertentu dari otak yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan memori sementara. Tidak hanya itu, akibat ketergantungan menyebabkan kemampuan otak untuk fokus jadi makin melemah.
    an 
  • 5. Asupan gizi yang kurang

    Makanan yang dikonsumsi tidak hanya bertujuan untuk menutrisi tubuh, tetapi juga memberi tenaga bagi otak untuk terus bekerja secara optimal. Oleh karena itu, tanpa asupan makanan bergizi selain tubuh akan terasa lemah dan mudah sakit, kemampuan otak untuk berpikir juga mengalami penurunan.
  • 6. Kurang olahraga

    Olahraga mampu menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan asupan oksigen ke otak. Oksigen yang mengalir lancar menuju otak mampu meningkatkan kemampuan otak dalam berkonsentrasi.
  • 7. Cedera kepala

    Cedera serius yang pernah terjadi di kepala dapat menyebabkan otak mengalami kerusakan secara permanen. Efek yang ditimbulkan bisa beragam, salah satunya adalah membuat seseorang sulit berkonsentrasi.
  • 8. Faktor usia

    Semakin bertambahnya usia kemampuan otak untuk fokus pasti akan mengalami penurunan. Ini merupakan sesuatu yang normal dan dialami oleh banyak orang lanjut usia.
  • 9. Faktor kesehatan

    Stroke dan Alzheimer adalah dua penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan otak. Jika seseorang didiagnosis menderita salah satu dari penyakit tersebut dapat membuat kehidupan sosial, pekerjaan dan kualitas hidupnya jadi terganggu.
  • 10. Gangguan kecemasan

    Dalam kondisi cemas jantung memompa darah dengan sangat cepat, tapi kadang tidak diimbangi dengan kemampuan otak untuk merespons tindakan apa yang harus dilakukan. Dalam kondisi semacam ini membuat seseorang akhirnya kesulitan untuk mengambil sikap, mudah melakukan kesalahan dan kehilangan konsentrasi terhadap hal-hal di sekitarnya.
    Semoga setelah mengetahui mengapa daya konsentrasi tiba-tiba menurun, Anda bisa segera melakukan pencegahan agar kemampuan otak untuk fokus tidak makin memburuk. Otak adalah satu-satunya organ terpenting di dalam tubuh yang perlu kita jaga kesehatannya 24 jam 7 hari seminggu.
  • Sumber: https://keluarga.com/authors/agung-candra-setiawan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Cara Agar Anak Tidak Terlalu Dekat dengan Pengasuhnya

Sebagai orang tua yang kedua-duanya bekerja, peran pembantu rumah tangga atau babysitter sangatlah diperlukan, karena dengan adanya bantuan dari mereka segala urusan dalam rumah tangga dapat terasa lebih ringan. Namun sesungguhnya orang tua tidak boleh terlena akan hal ini, ada hal yang sebenarnya tidak boleh tergantikan oleh orang lain yaitu pengasuhan pada buah hati Anda. Orang tua boleh saja menyerahkan tugas pengasuhan anaknya kepada orang lain, namun usahakan agar tugas utama pengasuhan kepada anak tersebut tetap Anda miliki, jangan biarkan anak Anda nantinya justru lebih nyaman berada dekat dengan pengasuhnya daripada kepada Anda sendiri sebagai orang tuanya. Lalu apa yang harus Anda lakukan, simaklah tips dengan harapan dapat membantu Anda agar bisa lebih bersemangat meluangkan waktu Anda untuk buah hati Anda. 1. Mempekerjakan pengasuh sementara Anda dan pasangan dapat mempekerjakan seseorang yang dapat Anda percayai untuk menjaga buah hati Anda hanya selama Anda berdua...

8 alasan mengapa seseorang menunda untuk memiliki momongan

Anak adalah pusaka keluarga, seorang anak dalam sebuah keluarga dapat merupakan berkat bagi keluarga tersebut. Namun, ketika ada banyak orang berusaha ingin segera memiliki momongan, beberapa justru menunda dengan berbagai alasan yang kadang tidak masuk akal. Sebut saja Robi, sahabat saya sejak masih duduk di bangku SMA. Robi dan istri saat ini telah menikah sekitar 3 tahun, tetapi semenjak menikah - hingga sekarang - mereka berusaha menunda memiliki momongan. Tidak sedikit keluarga dan sahabat berusaha mengklarifikasi keputusan mereka tersebut dan lagi-lagi jawaban yang mereka utarakan tetaplah sama, "Nanti!". Di sekitar kita ada banyak orang memiliki pola pikir yang sama dengan sahabat saya Robi, bahwa memiliki anak terkadang bukan menjadi prioritas utama mereka setelah menikah. Namun, apa benar bahwa kesibukan menjadi alasan utama seseorang menunda segera memiliki momongan, atau ada alasan-alasan lain yang lebih mendasari? Dari beberapa sumber saya menemukan alasan...

Hindari KDRT dengan menjauhi calon pasangan dengan ciri-ciri berikut

Menikah adalah sebuah langkah awal untuk memasuki gerbang kehidupan yang sesungguhnya. Namun, ada satu hal yang kerap menghantui seseorang ketika memutuskan akan menikah. Bukan ekonomi, bukan pula kesehatan, tetapi bagaimana mengetahui karakter calon pasangan yang sesungguhnya. Adalah lebih mudah mengukur dalamnya lautan, ketimbang mengetahui isi hati seseorang. Berbicara mengenai KDRT, ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (KNAKTP), Azriana, seperti di lansir oleh CNN Indonesia mengatakan, "Dalam catatan tahunan komnas Perempuan, terungkap angka kekerasan terhadap perempuan pada tahun 2015 jumlahnya meningkat 9 persen dari tahun 2014. Angka tersebut merupakan jumlah kasus yang dilaporkan, sedangkan yang tidak dilaporkan diduga lebih tinggi. Jumlah kekerasan terhadap perempuan pada 2015 mencapai 321.752 kasus yang sebagian besar bersumber dari data atau perkara yang pernah ditangani oleh Pengadilan Agama." Pada kesempatan yang lain, dr. Robert Hale d...