Langsung ke konten utama

11 cara sederhana untuk selalu menghadirkan tawa ke dalam rumah tangga Anda

"Tidak harus menjadi komedian untuk dapat tampil humoris. Namun dengan menghadirkan tawa ke dalam keluarga, maka hidup Anda akan jadi lebih harmonis."

  • Tertawa itu sehat. Dengan tertawa, Anda sudah memiliki obat penawar terbaik untuk suasana hati ketika sedang sedih. Tidak dibutuhkan keahlian khusus untuk tertawa, setiap orang bisa melakukannya dengan mudah tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun. Tidak hanya itu, dengan sering mendengarkan humor atau melontarkan lelucon lucu juga mampu melatih otak untuk lebih kreatif dalam menjalin hubungan secara lebih luas dengan orang lain. Inilah penelitian yang dilakukan oleh dr. Daniel Goleman Ph.D, dalam bukunya The Emotional Intelligence.
  • Sayangnya dalam kehidupan sehari-hari masih ada orang tidak mampu untuk tertawa. Kalaupun bisa, hal tersebut seringkali dipaksakan dengan tujuan membuat orang lain tidak tersinggung. Oleh sebab itu, agar hidup lebih berwarna, mari coba luangkan waktu sejenak untuk melatih diri tertawa dengan lepas. Khususnya dalam kehidupan berumahtangga. Ikuti beberapa cara sederhana di bawah ini:
  • 1. Bagikan pengalaman lucu Anda

    Jangan malu menceritakan segala hal kepada pasangan dan anak, pengalaman yang pernah Anda alami termasuk hal-hal yang memalukan. Jadikanlah momen ini untuk melepaskan beban hidup Anda. Setelah dapat melakukannya Anda pasti akan merasa lebih lega karena berhasil melihat sisi lucu dari pengalaman memalukan Anda tersebut. Tidak ada lagi yang perlu disembunyikan!
  • 2. Undang kerabat dan sahabat dalam kegiatan keluarga

    Sering-seringlah mengadakan kegiatan keluarga, undang kerabat dan sahabat supaya acara makin meriah. Banyak hal positif bisa diambil dalam kegiatan ini. Selain mampu menghadirkan tawa, hubungan dengan mereka akan semakin diperkuat.
  • 3. Perbanyak waktu untuk keluarga

    Jangan biarkan kesibukan kerja menjadi alasan tidak memiliki waktu untuk keluarga. Akan tetapi aturlah waktu sedemikian rupa supaya bisa melakukan berbagai macam kegiatan secara bersama-sama. Perhatikan selalu kebutuhan pasangan terutama anak-anak, sehingga sukacita selalu hadir dalam rumah tangga Anda.
  • 4. Setialah kepada pasangan

    Jangan pernah khianati pasangan hidup Anda. Perlakukan dia dengan lembut dan penuh hormat. Kebahagiaan dan tawa hanya bisa hadir ketika Anda dan pasangan mampu hidup bersama tanpa perselisihan.
  • 5. Hindari masalah

    Hiduplah dengan damai dalam segala hal. Bersikap jujur dan hindari hutang-piutang. Sadari bahwa hidup sejatinya untuk dinikmati bukan untuk diratapi. Dengan selalu menghindari sumber penyebab masalah, maka tertawa akan lebih mudah untuk dilakukan.
  • 6. Tonton film komedi bersama keluarga

    Alih-alih menyaksikan film action penuh adegan kekerasan, coba sesekali ajak seluruh anggota keluarga menyaksikan film-film komedi. Pilih film yang cocok untuk segala umur dan memiliki nilai-nilai moral di dalamnya.
  • 7. Hiduplah dengan penuh rasa syukur

    Jangan mengejar kesenangan duniawi, tetapi bersyukurlah dengan apa yang telah Anda miliki. Jadikan setiap karunia tersebut bermanfaat tidak hanya bagi diri Anda, tapi juga untuk orang-orang di sekitar Anda.
  • 8. Hidup jangan terlalu serius

    Setiap orang pasti pernah berbuat kesalahan. Oleh karena itu, jangan terlalu merasa terpuruk saat melakukan kesalahan. Bukan berarti Anda akan tutup mata terhadap kesalahan tersebut, jadikanlah sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan belajar supaya tidak mengulanginya kembali.
  • 9. Ingat hal-hal lucu yang pernah terjadi dalam rumah tangga Anda

    Ketika muncul masalah cobalah untuk mengingat hal-hal lucu yang pernah terjadi dalam keluarga Anda. Belajarlah untuk menerima setiap kekurangan yang mereka miliki dan jadilah pribadi yang penuh kasih serta sabar sehingga dengan demikian kebahagiaan selalu hadir di tengah-tengah keluarga Anda.
  • 10. Jadilah pribadi yang humoris

    Anda dan pasangan harus bisa menunjukkan kepada anak-anak serta anggota keluarga yang lain bahwa untuk bisa tampil humoris tidak harus menjadi seorang komedian. Ada banyak hal di sekitar kita yang dapat menjadi bahan untuk bersenda gurau.
  • 11. Miliki binatang peliharaan

    Perilaku hewan yang lucu bisa menghibur hati. Oleh karena itu, peliharalah satu atau dua ekor agar situasi di rumah makin meriah dengan kehadiran mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Cara Agar Anak Tidak Terlalu Dekat dengan Pengasuhnya

Sebagai orang tua yang kedua-duanya bekerja, peran pembantu rumah tangga atau babysitter sangatlah diperlukan, karena dengan adanya bantuan dari mereka segala urusan dalam rumah tangga dapat terasa lebih ringan. Namun sesungguhnya orang tua tidak boleh terlena akan hal ini, ada hal yang sebenarnya tidak boleh tergantikan oleh orang lain yaitu pengasuhan pada buah hati Anda. Orang tua boleh saja menyerahkan tugas pengasuhan anaknya kepada orang lain, namun usahakan agar tugas utama pengasuhan kepada anak tersebut tetap Anda miliki, jangan biarkan anak Anda nantinya justru lebih nyaman berada dekat dengan pengasuhnya daripada kepada Anda sendiri sebagai orang tuanya. Lalu apa yang harus Anda lakukan, simaklah tips dengan harapan dapat membantu Anda agar bisa lebih bersemangat meluangkan waktu Anda untuk buah hati Anda. 1. Mempekerjakan pengasuh sementara Anda dan pasangan dapat mempekerjakan seseorang yang dapat Anda percayai untuk menjaga buah hati Anda hanya selama Anda berdua...

8 alasan mengapa seseorang menunda untuk memiliki momongan

Anak adalah pusaka keluarga, seorang anak dalam sebuah keluarga dapat merupakan berkat bagi keluarga tersebut. Namun, ketika ada banyak orang berusaha ingin segera memiliki momongan, beberapa justru menunda dengan berbagai alasan yang kadang tidak masuk akal. Sebut saja Robi, sahabat saya sejak masih duduk di bangku SMA. Robi dan istri saat ini telah menikah sekitar 3 tahun, tetapi semenjak menikah - hingga sekarang - mereka berusaha menunda memiliki momongan. Tidak sedikit keluarga dan sahabat berusaha mengklarifikasi keputusan mereka tersebut dan lagi-lagi jawaban yang mereka utarakan tetaplah sama, "Nanti!". Di sekitar kita ada banyak orang memiliki pola pikir yang sama dengan sahabat saya Robi, bahwa memiliki anak terkadang bukan menjadi prioritas utama mereka setelah menikah. Namun, apa benar bahwa kesibukan menjadi alasan utama seseorang menunda segera memiliki momongan, atau ada alasan-alasan lain yang lebih mendasari? Dari beberapa sumber saya menemukan alasan...

Hindari KDRT dengan menjauhi calon pasangan dengan ciri-ciri berikut

Menikah adalah sebuah langkah awal untuk memasuki gerbang kehidupan yang sesungguhnya. Namun, ada satu hal yang kerap menghantui seseorang ketika memutuskan akan menikah. Bukan ekonomi, bukan pula kesehatan, tetapi bagaimana mengetahui karakter calon pasangan yang sesungguhnya. Adalah lebih mudah mengukur dalamnya lautan, ketimbang mengetahui isi hati seseorang. Berbicara mengenai KDRT, ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (KNAKTP), Azriana, seperti di lansir oleh CNN Indonesia mengatakan, "Dalam catatan tahunan komnas Perempuan, terungkap angka kekerasan terhadap perempuan pada tahun 2015 jumlahnya meningkat 9 persen dari tahun 2014. Angka tersebut merupakan jumlah kasus yang dilaporkan, sedangkan yang tidak dilaporkan diduga lebih tinggi. Jumlah kekerasan terhadap perempuan pada 2015 mencapai 321.752 kasus yang sebagian besar bersumber dari data atau perkara yang pernah ditangani oleh Pengadilan Agama." Pada kesempatan yang lain, dr. Robert Hale d...