Langsung ke konten utama

8 nasihat tentang pentingnya senantiasa menjaga kemesraan kita dengan pasangan

  • Dalam kehidupan berumah tangga ada banyak hal mampu menjadi sumber pertikaian. Jika suami dan istri tidak pandai-pandai menanganinya, maka kemesraan yang diharapkan akan sangat sulit tercapai. Sebaliknya, dibutuhkan upaya agar kemesraan yang didambakan bisa selalu dirasakan dan berikut 8 nasihat yang bisa Anda coba untuk terapkan:
  • 1. Saling percaya

    Kehidupan sebagai pasangan suami istri akan berjalan indah jika masing-masing pihak bisa saling mempercayai. Saling percaya adalah fondasi penting agar berbagai kesalapahaman dapat dihindari.
  • 2. Mencintai pasangan dengan tulus

    Anda tidak bisa menuntut banyak kepada pasangan jika tidak mampu mencintainya dengan tulus. Cinta yang tulus merupakan sumber penyemangat di saat pernikahan Anda menghadapi godaan. Pupuklah selalu cinta yang telah mempersatukan Anda berdua dan percayalah ketika hal ini mampu diterapkan dengan sendirinya kemesraan bersama pasangan akan mampu dipertahankan.
  • 3. Jangan menuntut kesempurnaan

    Sangat mustahil berharap memiliki pasangan yang sempurna. Jika Anda memiliki pemikiran semacam ini sampai kapan pun kehidupan Anda tidak akan pernah bahagia. Jadi, alih-alih mencari kesempurnaan bukankah lebih baik jika menjadikan ketidaksempurnaan pasangan sebagai sesuatu yang patut untuk disyukuri, karena dengan cara demikian Anda berdua bisa saling mengisi dan melengkapi.
  • 4. Jangan terlalu over protektif

    Terlalu over protektif kepada pasangan dalam jangka panjang memiliki dampak buruk bagi hubungan pernikahan. Banyak pria maupun wanita mengaku merasa tersiksa hidupnya memiliki pasangan dengan karakter semacam ini. Tidak hanya itu, perilaku over protektif seringkali membuat ruang gerak pasangan menjadi semakin sempit. Alhasil, banyak yang merasa kehilangan waktu pribadi sekedar untuk berkumpul bersama teman maupun keluarga.
  • 5. Komunikasi

    Tanpa adanya komunikasi yang baik hubungan pernikahan tidak akan memiliki arah yang jelas. Bisa saja Anda berpikir A, tetapi pasangan justru berpikir B. Untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman, maka komunikasi yang baik adalah satu-satunya kunci bagi terciptanya keharmonisan dalam pernikahan.
  • 6. Berikan pujian tulus

    Ada kritik ada pula pujian, Anda berdua harus mampu membawa keseimbangan ke dalam pernikahan Anda. Ketika pasangan Anda berbuat salah segera ingatkan dia dan sebaliknya berikan pujian yang tulus ketika dia mampu menyelesaikan tugas-tugasnya. Ketika Anda berdua bisa saling memberikan dukungan, maka Anda berdua pasti bisa saling menghargai satu sama lain.
  • 7. Atur waktu kencan

    Setelah segala urusan rumah tangga beres luangkan waktu untuk berduaan bersama pasangan. Anda bisa melakukan banyak kegiatan bersama, cara ini mampu membuat Anda dan pasangan mengingat kembali apa alasan Anda berdua membangun rumah tangga.
  • 8. Terima apapun kondisi pasangan

    Seiring dengan bertambahnya usia ada banyak kemampuan yang dulu dimiliki oleh pasangan sekarang justru jauh menurun. Ketika menghadapi situasi semacam ini karakter Anda yang sesungguhnya sedang diuji, apakah Anda akan tetap mencintai pasangan apa pun kondisinya atau justru sebaliknya? Inilah kunci terakhir dan paling penting. Terima apa pun kondisi pasangan Anda, maka Anda akan hidup bahagia bersamanya hingga masa tua nanti.
  • Pesan untuk Anda para istri

    Pemanggilan Anda sebagai seorang istri adalah sebuah karunia yang menakjubkan, tidak ada karunia atau pemanggilan lain yang lebih mulia daripada sebagai seorang istri sekaligus ibu bagi anak-anak. Tanggung jawab Anda dalam pernikahan juga tidak kalah penting dari suami, bersama suami Anda hendaknya mampu bahu-membahu menciptakan keluarga yang bahagia.
  • Pesan untuk Anda para suami

    Anda adalah kunci bagi terciptanya rumah tangga bahagia. Anda jugalah yang bertanggung jawab membawa seluruh anggota keluarga menuju ke kehidupan yang lebih bermartabat. Apalah artinya memiliki segala kekayaan jika istri dan anak-anak tidak bahagia, semuanya sia-sia. Jadilah suami yang tidak hanya hebat di tempat kerja, tapi juga hebat di dalam keluarga maupun masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Cara Agar Anak Tidak Terlalu Dekat dengan Pengasuhnya

Sebagai orang tua yang kedua-duanya bekerja, peran pembantu rumah tangga atau babysitter sangatlah diperlukan, karena dengan adanya bantuan dari mereka segala urusan dalam rumah tangga dapat terasa lebih ringan. Namun sesungguhnya orang tua tidak boleh terlena akan hal ini, ada hal yang sebenarnya tidak boleh tergantikan oleh orang lain yaitu pengasuhan pada buah hati Anda. Orang tua boleh saja menyerahkan tugas pengasuhan anaknya kepada orang lain, namun usahakan agar tugas utama pengasuhan kepada anak tersebut tetap Anda miliki, jangan biarkan anak Anda nantinya justru lebih nyaman berada dekat dengan pengasuhnya daripada kepada Anda sendiri sebagai orang tuanya. Lalu apa yang harus Anda lakukan, simaklah tips dengan harapan dapat membantu Anda agar bisa lebih bersemangat meluangkan waktu Anda untuk buah hati Anda. 1. Mempekerjakan pengasuh sementara Anda dan pasangan dapat mempekerjakan seseorang yang dapat Anda percayai untuk menjaga buah hati Anda hanya selama Anda berdua...

8 alasan mengapa seseorang menunda untuk memiliki momongan

Anak adalah pusaka keluarga, seorang anak dalam sebuah keluarga dapat merupakan berkat bagi keluarga tersebut. Namun, ketika ada banyak orang berusaha ingin segera memiliki momongan, beberapa justru menunda dengan berbagai alasan yang kadang tidak masuk akal. Sebut saja Robi, sahabat saya sejak masih duduk di bangku SMA. Robi dan istri saat ini telah menikah sekitar 3 tahun, tetapi semenjak menikah - hingga sekarang - mereka berusaha menunda memiliki momongan. Tidak sedikit keluarga dan sahabat berusaha mengklarifikasi keputusan mereka tersebut dan lagi-lagi jawaban yang mereka utarakan tetaplah sama, "Nanti!". Di sekitar kita ada banyak orang memiliki pola pikir yang sama dengan sahabat saya Robi, bahwa memiliki anak terkadang bukan menjadi prioritas utama mereka setelah menikah. Namun, apa benar bahwa kesibukan menjadi alasan utama seseorang menunda segera memiliki momongan, atau ada alasan-alasan lain yang lebih mendasari? Dari beberapa sumber saya menemukan alasan...

Hindari KDRT dengan menjauhi calon pasangan dengan ciri-ciri berikut

Menikah adalah sebuah langkah awal untuk memasuki gerbang kehidupan yang sesungguhnya. Namun, ada satu hal yang kerap menghantui seseorang ketika memutuskan akan menikah. Bukan ekonomi, bukan pula kesehatan, tetapi bagaimana mengetahui karakter calon pasangan yang sesungguhnya. Adalah lebih mudah mengukur dalamnya lautan, ketimbang mengetahui isi hati seseorang. Berbicara mengenai KDRT, ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (KNAKTP), Azriana, seperti di lansir oleh CNN Indonesia mengatakan, "Dalam catatan tahunan komnas Perempuan, terungkap angka kekerasan terhadap perempuan pada tahun 2015 jumlahnya meningkat 9 persen dari tahun 2014. Angka tersebut merupakan jumlah kasus yang dilaporkan, sedangkan yang tidak dilaporkan diduga lebih tinggi. Jumlah kekerasan terhadap perempuan pada 2015 mencapai 321.752 kasus yang sebagian besar bersumber dari data atau perkara yang pernah ditangani oleh Pengadilan Agama." Pada kesempatan yang lain, dr. Robert Hale d...