Langsung ke konten utama

Minum air mineral secara berlebihan malah berakibat buruk bagi kesehatan tubuh?

  • Manusia memiliki kandungan air sebanyak 80% di dalam tubuh, dan membutuhkan delapan gelas atau 1,5 sampai 2 liter air setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Tetapi penelitian menemukan ada beberapa dampak buruk bagi tubuh jika Anda mengonsumsi air mineral secara berlebihan, salah satunya adalah kematian.
  • 1. Minum air putih yang berlebihan menyebabkan hiponataermia

    Hiponataermia adalah kekurangan kadar garam (natrium) dalam darah yang dapat merusak komposisi darah, sehingga mempengaruhi peredaran darah ke seluruh tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan masalah fungi potensial, fungsi otak dan ginjal.
    Lebih parah lagi, hiponatraemia ialah intoksikasi air, yaitu ketika keseimbangan elektrolit yang sebelumnya normal menjadi tersebar tanpa kendali, yang mengakibatkan terjadinya pembengkakan sel-sel tubuh terutama otak. Otak dilindungi tulang tengkorak yang sudah pasti tidak dapat mengembang seperti organ lain, maka apabila otak menerima kadar air dengan volume yang terlalu banyak, sel-sel otak akan rusak. Tak hanya itu, hal ini dapat mengakibatkan kejang dan sakit kepala yang luar biasa. Ini sama saja dengan gegar otak yang dapat berakibat kematian.
  • 2. Menyebabkan kinerja organ ginjal tidak optimal

    Ginjal akan bekerja sangat keras dalam proses penyaringan. Organ ginjal memiliki batas untuk menyaring air dan mengirimkannya ke seluruh organ tubuh. Jika ginjal menerima air di luar kapasitasnya, proses filtrasi tidak akan normal, sehingga organ tubuh lain akan terganggu dengan kandungan air yang bukan porsinya.
  • Bagaimana aturan mengonsumsi air minum yang sehat?

    1. Janganlah mengonsumsi air mineral secara berlebihan. Aturan dari para peneliti adalah minum sebanyak 0,03 ltr/kg berat badan, sekitar 1,5 ltr jika berat badan Anda 50 kg.
    2. Mengonsumsi 2 ltr air per hari bukan berarti harus menenggak air sebanyak itu. Anda juga harus mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air, seperti buah, sayuran, ataupun minuman seperti susu dan lain sebagainya.
    3. Minumlah air mineral secara berkala seperti 1 gelas setelah bangun tidur, 1 gelas sebelum makan, dan 1 gelas sebelum tidur.
    4. Penderita penyakit ginjal harus lebih membatasi konsumsi air mineral, karena dapat memperberat kinerja ginjal. Jika tidak diperhatikan, kondisi ginjal bisa semakin parah.
    5. Jumlah air yang harus dikonsumsi juga dipengaruhi oleh banyak hal, seperti aktivitas fisik, kondisi cuaca, diet, ataupun jenis kelamin. Maka minumlah sesuai kebutuhan atau pada saat Anda merasa haus, karena itu adalah indikator terbaik dalam mengatur kebutuhan air Anda. Indikator lain adalah air seni Anda. Apabila airnya bening, maka Anda sudah cukup memenuhi kebutuhan minum dalam sehari, sedangkan air yang berwarna kuning atau keruh berarti Anda masih belum memenuhi kebutuhan air pada hari itu.
      Jadi, Anda tidak harus minum secara berlebihan demi mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar, karena dampaknya bisa saja tidak seperti yang Anda bayangkan. Demi mendapatkan tubuh yang segar dan bugar, minumlah secara cukup dan perhatikan indikator kebutuhan minum setiap harinya. Pola makan dan minum yang sehat dan teratur juga menentukan kesehatan tubuh.
  • Sumber: http://keluarga.com/minum-air-mineral-secara-berlebihan-malah-berakibat-buruk-bagi-kesehatan-tubuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Cara Agar Anak Tidak Terlalu Dekat dengan Pengasuhnya

Sebagai orang tua yang kedua-duanya bekerja, peran pembantu rumah tangga atau babysitter sangatlah diperlukan, karena dengan adanya bantuan dari mereka segala urusan dalam rumah tangga dapat terasa lebih ringan. Namun sesungguhnya orang tua tidak boleh terlena akan hal ini, ada hal yang sebenarnya tidak boleh tergantikan oleh orang lain yaitu pengasuhan pada buah hati Anda. Orang tua boleh saja menyerahkan tugas pengasuhan anaknya kepada orang lain, namun usahakan agar tugas utama pengasuhan kepada anak tersebut tetap Anda miliki, jangan biarkan anak Anda nantinya justru lebih nyaman berada dekat dengan pengasuhnya daripada kepada Anda sendiri sebagai orang tuanya. Lalu apa yang harus Anda lakukan, simaklah tips dengan harapan dapat membantu Anda agar bisa lebih bersemangat meluangkan waktu Anda untuk buah hati Anda. 1. Mempekerjakan pengasuh sementara Anda dan pasangan dapat mempekerjakan seseorang yang dapat Anda percayai untuk menjaga buah hati Anda hanya selama Anda berdua...

8 alasan mengapa seseorang menunda untuk memiliki momongan

Anak adalah pusaka keluarga, seorang anak dalam sebuah keluarga dapat merupakan berkat bagi keluarga tersebut. Namun, ketika ada banyak orang berusaha ingin segera memiliki momongan, beberapa justru menunda dengan berbagai alasan yang kadang tidak masuk akal. Sebut saja Robi, sahabat saya sejak masih duduk di bangku SMA. Robi dan istri saat ini telah menikah sekitar 3 tahun, tetapi semenjak menikah - hingga sekarang - mereka berusaha menunda memiliki momongan. Tidak sedikit keluarga dan sahabat berusaha mengklarifikasi keputusan mereka tersebut dan lagi-lagi jawaban yang mereka utarakan tetaplah sama, "Nanti!". Di sekitar kita ada banyak orang memiliki pola pikir yang sama dengan sahabat saya Robi, bahwa memiliki anak terkadang bukan menjadi prioritas utama mereka setelah menikah. Namun, apa benar bahwa kesibukan menjadi alasan utama seseorang menunda segera memiliki momongan, atau ada alasan-alasan lain yang lebih mendasari? Dari beberapa sumber saya menemukan alasan...

Hindari KDRT dengan menjauhi calon pasangan dengan ciri-ciri berikut

Menikah adalah sebuah langkah awal untuk memasuki gerbang kehidupan yang sesungguhnya. Namun, ada satu hal yang kerap menghantui seseorang ketika memutuskan akan menikah. Bukan ekonomi, bukan pula kesehatan, tetapi bagaimana mengetahui karakter calon pasangan yang sesungguhnya. Adalah lebih mudah mengukur dalamnya lautan, ketimbang mengetahui isi hati seseorang. Berbicara mengenai KDRT, ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (KNAKTP), Azriana, seperti di lansir oleh CNN Indonesia mengatakan, "Dalam catatan tahunan komnas Perempuan, terungkap angka kekerasan terhadap perempuan pada tahun 2015 jumlahnya meningkat 9 persen dari tahun 2014. Angka tersebut merupakan jumlah kasus yang dilaporkan, sedangkan yang tidak dilaporkan diduga lebih tinggi. Jumlah kekerasan terhadap perempuan pada 2015 mencapai 321.752 kasus yang sebagian besar bersumber dari data atau perkara yang pernah ditangani oleh Pengadilan Agama." Pada kesempatan yang lain, dr. Robert Hale d...